(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong pangkas keuntungan sesi sebelumnya pada perdagangan hari Rabu (4/11/2020), dengan indeks Hang Seng turun dari posisi tertinggi 2 bulan yang dicapai awal sesi. Indeks Hang Seng terkoreksi merespon ditangguhkannya anak usaha Alibaba untuk listing di bursa China.
Penangguhan tersebut setelah pihak operator bursa saham Shanghai bertemu antara regulator keuangan China dan eksekutif Ant Group, termasuk pendiri miliarder Jack Ma. Saham Alibaba Group Holding, yang memiliki sepertiga dari Ant Group anjlok 7,5% dan membukukan kerugian terburuk sejak debutnya di Hong Kong setahun lalu.
Indeks Hang Seng ditutup turun 54 poin atau 0,2% lebih rendah ke posisi 2.4886. Namun untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan naik 27,75 atau 0,28% lebih kuat pada 10.099,16. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober sedang bergerak negatif dengan turun 105 poin atau 0,32% ke posisi 24960.
Secara sektoral bergerak mixed, dengan sektor yang masuk zona merah dipimpin oleh saham sektor industri dan telekomunikasi dengan turun 1,31% dan 1,77% masing-masing. Saham yang menjadi top looser di Hang Seng adalah saham SMIC Co yang anjlok 6,50% dan saham Sunny Optical Technology Group Co Ltd anjlok 3,12%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



