Rupiah Awal Pekan Ditutup Melemah ke Rp14.120/USD; Dollar Eropa Merosot, Ekspektasi pada the Fed

870
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin sore ini (30/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah melemah di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,21% atau 30 poin ke level Rp 14.120 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.090.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.070, kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.120, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.120. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar merosot di pasar uang Eropa setelah melemah; tergelincir ke 2 tahun lebih terendahnya ditekan oleh perkembangan positif pengadaan vaksin dan harapan pelonggaran moneter lebih lanjut dari the Fed pada Desember.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 91,73, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 91,79.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi, terpantau terkoreksi tajam 164,118 poin (2,84%) ke level 5.619,217, ditekan menanjaknya kasus virus di Indonesia dan profit taking dari 9 bulan tertingginya, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah setelah rilis indeks industri China yang ekspansi melebihi ekspektasi.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 13.992 – Rp 14.303.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here