IHSG Rabu Pagi Melandai ke Level 6.133; Regional Dibuka Mixed, Harga Minyak Turun Lalu Naik

78

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (29/7), terpantau melandai dengan menguat tipis 2,018 poin (0,03%) ke level 6.132,606 setelah dibuka turun ke level 6.141.162.

IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi dekat dengan 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed di tengah harga minyak yang menurun lalu naik lagi setelah Iran meluncurkan serangan rudalnya, dan investor menantikan pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan bias positif ditopang sejumlah rilis laporan keuangan blue chips.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,14% atau 25 poin ke level Rp 18.083, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun terbatas setelah melemah di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari area sebulan tertingginya di antara investor yang menantikan hasil pertemuan the Fed dan kebijakan ke depannya.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.058, serta terpantau masih dekat area seminggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 10,574 poin (0,17%) ke level 6.141.162. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,440 poin (0,07%) ke level 608,470. Pagi ini menguat tipis 2,018 poin (0,03%) ke level 6.132,606. Sementara LQ45 terlihat naik 0,65% atau 3,960 poin ke level 611,990.

Tercatat saat ini sebanyak 256 saham naik, 256 saham turun dan 221 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan mixed bias positif di tengah laporan keuangan yang solid dari sejumlah blue chips, berlanjut turunnya harga minyak mentah dunia yang meredakan kekhawatiran inflasi global. Dow Jones berakhir naik 1,03%, S&P 500 menguat 0,21%, serta Nasdaq merosot 0,22%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau variatif, di antaranya Nikkei yang merosot 1,63%, dan Hang Seng yang naik 1,29%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini pada rentang konsolidasi dekat 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah harga minyak yang menurun lalu naik lagi setelah Iran meluncurkan serangan rudalnya, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan bias positif ditopang laporan keuangan blue chips.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi sejenak dalam range terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group