(Vibiznews – Commodity) Harga Emas Antam turun pada hari ini Rabu, 29 Juli 2026, mengikuti pelemahan harga emas dunia.
Harga beli emas antam hari ini Rabu, 29 Juli 2026, turun Rp12.000, menjadi Rp2.601.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari ini Rabu, 29 Juli 2026, turun Rp15.000, menjadi Rp2.346.000/gram.
Harga emas berakhir turun pada hari Selasa, dengan berkurangnya permintaan safe haven seiring meredanya ketegangan geopolitik setelah AS dan Iran menahan diri dari serangan lebih lanjut satu sama lain untuk hari keempat berturut-turut.
Harga emas spot ditutup turun 1,18% pada $4.028,67 per ons
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 ditutup turun 0,94% pada $4.038,7 per ons.
Selain itu, Iran melanjutkan negosiasi dengan Oman untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Likuidasi posisi beli dan penyesuaian posisi juga membebani logam mulia menjelang pertemuan FOMC selama 2 hari yang dimulai pada hari Selasa.
Kerugian pada logam mulia dibatasi pada hari Selasa di tengah melemahnya dolar dan penurunan harga minyak mentah sebesar -4% ke level terendah dalam 1 minggu, yang menurunkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral di seluruh dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter, faktor bullish untuk logam mulia.
Selain itu, harga logam mulia terus menerima dukungan aset aman dari ketegangan AS-Iran bersamaan dengan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah setelah pemberontak Houthi menyerang kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah pada akhir pekan lalu.
Ketegangan di Timur Tengah kembali terjadi. Militer AS mengatakan telah berhasil mencegat apa yang mereka sebut sebagai serangan mendadak Iran yang menargetkan pasukan AS yang ditempatkan di seluruh Timur Tengah.
Sementara itu, milisi yang didukung Iran di Irak meluncurkan drone ke fasilitas minyak di Wilayah Timur Arab Saudi untuk hari kedua berturut-turut, meskipun skala penuh kerusakan masih belum jelas.
Di bidang diplomatik, Iran menolak proposal Oman untuk kontrol bersama 50-50 atas Selat Hormuz, dengan menegaskan bahwa Teheran harus mempertahankan kendali penuh atas jalur pelayaran masuk dan sebagian jalur keluar.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali meningkat, akan dapat menaikkan harga minyak.
Kamis dinihari nanti akan dirilis keputusan suku bunga The Fed, yang secara luas diindikasikan The Fed akan mempertahankan suku bunga. Namun akan dicermati pernyataan Ketua Fed yang akan memberikan sinyal arah kebijakan suku bunga selanjutnya dan perkembangan kondisi ekonomi AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun dengan kenaikan harga minyak dapat memicu ekspektasi kenaikan inflasi dan suku bunga. Juga jika pernyataan ketua The Fed setelah pengumuman suku bunga The Fed, memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed dan menguatkan dolar AS, akan dapat menekan harga emas.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.001-$3.973. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.069-$4.109.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.005-$3.970. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.080-$4.120.







