Harga Karet Tocom Alami Pelemahan Lanjutan, Posisi Terendah Sepekan

1197

(Vibiznews – Commodity) – Tekanan profit taking kembali menekan harga karet  di bursa komoditas internasional pada hari Senin (7/12/2020), melanjutkan down trend akhir pekan lalu. Harga karet Tocom yang diperdagangkan pada bursa Osaka-Jepang, karet SHFE dan juga di Sicom turun ke posisi terendah sepekan pasca profit taking lanjutan setelah pekan lalu berada di posisi tertinggi 1 bulan.  

Sentimen yang mensupport profit taking didapat dari lonjakan kasus covid-19 yang memicu penutupan beberapa wilayah, seperti di California yang juga memicu penurunan harga minyak mentah sebagai salah satu katalisator pergerakan harga karet di brsa berjangka.

Pekan lalu harga meningkat dipicu oleh ekspansi aktivitas manufaktur China yang terus berlanjut selama sembilan bulan berturut-turut, demikian juga terjadi pelemahan pasokan menyusul banjir bandang dan penyakit rontok daun di Thailand.

Harga karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Maret 2021 pada penutupan sore ditutup anjlok 8,0 yen atau 3,14% ke posisi 247.1 yen per kg. Sempat naik ke posisi tertinggi 255,9 yen per kg setelah dibuka pada posisi 254.2.  

Harga karet di bursa Shanghai (SHFE), khusus untuk kontrak bulan Mei 2021 ditutup anjlok  110 poin atau 0,73% ke posisi 14895 yuan, terendah sejak 26 November. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom,  kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Maret 2021  ditutup turun  US$0,8 atau 0,49% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 161,0.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here