(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan bursa saham Amerika yang berakhir Rabu dinihari WIB (3/3/2021) tidak dapat mempertahankan keuntungan kuat sesi sebelumnya, sehingga semua indeks utama turun ke zona merah. Semua terjadi akibat profit taking dengan Nasdaq yang paling tertekan.
Indeks Dow Jones turun 143,99 poin atau 0,5 persen menjadi 31.391,52, indeks Nasdaq jatuh 230,04 poin atau 1,7 persen menjadi 13.358,79 dan indeks S&P 500 turun 31,53 poin atau 0,8 persen menjadi 3.870,29. Investor lakukan profit taking setelah sebelumnya S&P 500 membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak Juni lalu.

Secara sektoral saham jasa minyak menunjukkan pelemahan signifikan hingga menyeret Philadelphia Oil Service Index turun 3,4 persen, dimana saham tertekan di tengah penurunan harga minyak mentah. Kelemahan yang cukup besar juga terlihat di antara saham semikonduktor, dengan penurunan 3,1 persen oleh Indeks Semikonduktor Philadelphia.
Saham jaringan, bioteknologi dan perangkat lunak juga mengalami pelemahan signifikan pada hari itu, berkontribusi pada penurunan tajam Nasdaq. Sementara itu, saham emas termasuk di antara sedikit kelompok yang melawan tren turun, dengan Indeks Gold Bugs NYSE Arca melonjak 4,2 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



