(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom di bursa Osaka-Jepang rebound pada perdagangan hari Kamis (22/4/2021) yang fluktuatif. Sempat bergerak lemah dari tekanan sesi sebelumnya oleh kuatnya yen Jepang terhadap dolar AS dan lemahnya harga minyak mentah.
Kemudian mendapat kekuatan dari laporan survey peningkatan demand karet, menurut Longview News-Journal permintaan karet global, selama pandemi permintaan konsumsi untuk karet alam dan sintetis melonjak, terutama di industri otomotif. Karet merupakan bahan penting dalam pembuatan ban dan bagian anti getaran di bawah kap mobil.
Kenaikan harga juga terjadi pada bursa komoditas internasional lainnya seperti di Sicom yang naik ke posisi tertinggi 2 pekan, sedangkan harga Tocom dan SHFE naik ke posisi tertinggi sepekan.
Tekanan pada pasar karet sebelumnya datang dari laporan Asosiasi Negara Produsen Karet Alam (ANRPC) yang menyatakan kemungkinan peningkatan produksi karet alam global pada bulan Maret yang akan meningkat 1,3% secara tahunan menjadi 910.000 triliun.

Harga penutupan karet Tocom di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai yaitu kontrak bulan Agustus 2021 pada penutupan sore hari ini naik 2,4 yen atau 1,02% ke posisi 235.6 yen per kg, setelah dibuka pada posisi 233.2 yen.
Untuk harga karet di bursa Shanghai (SHFE) untuk kontrak bulan September 2021 ditutup menguat 80 poin atau 0,68% ke posisi 13990 yuan. Untuk harga karet di bursa Singapura – Sicom, kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Juni 2021 naik US$2 atau 1,21% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 167,0.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center



