(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (5/5/2021) posisi euro dalam pair EURUSD bergerak lemah melanjutkan tekanan bearish sebelumnya yang mendekati posisi support kuat hariannya. Pair tertekan ke posisi terendah 2 pekan oleh kekuatan dolar AS sebagai aset safe haven yang naik ke posisi tertinggi 2 pekan.
Secara fundamental posisi pair memiliki kekuatan dari rilis data ekonomi yang terakhir, dimana survei PMI Zona Euro menunjukkan aktivitas sektor swasta blok tumbuh pada laju yang lebih cepat pada bulan April, karena aktivitas jasa kembali tumbuh. Sementara itu data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan penjualan ritel Jerman naik terbesar pada bulan Maret sejak Mei 2020.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya, dollar menanjak di pasar uang Eropa setelah menguat di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit sebagai safe haven di tengah koreksi di bursa saham teknologi dan spekulasi kemungkinan akan dimulainya kenaikan suku bunga the Fed.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD rebound, pair kini berada di posisi 1.1996 yang berusaha mendaki ke posisi 1.2026 sebelum capai resisten kuatnya di 1.2050 – 1.2084. Namun jika berbalik arah akan tertekan ke posisi 1.1980 sebelum meluncur ke support kuatnya di 1.1985 – 1.1960.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



