Harga Kopi Robusta Naik ke Harga Tertinggi 2 Bulan

1403
kopi

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar pada hari Selasa naik dan kopi Robusta naik ke harga 2 bulan tertinggi, karena cuaca kering di Brazil.

Harga kopi Arabika Juli di ICE New York naik 15 sen (0.07%) menjadi $140.35 dan Harga kopi Robusta Juli naik 1.24%.

Harga kopi naik karena cuaca kering di Brazil dengan curah hujan hanya 2% dari rata-rata. Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin bahwa curah hujan di Minas Gerais, perkebunan kopi Arabika terbesar di Brazil 0.2 mm atau hanya 2% dari rata-rata, curah hujan ini akan berlangsung sampai 25 Mei.

Persediaan kopi global melimpah menurut ICO pada hari Selasa bahwa ekspor kopi global dari Oktober sampai Maret naik 3.5% dari tahun lalu menjadi 65.4 juta kantong.

Olam Internasional pada hari Rabu mengatakan bahwa kekeringan di Brazil membuat persediaan kopi Arabika defisit. Perkiraan Olam bahwa pasar kopi global di 2021/22 defisit 8 juta kantong dengan persediaan kopi Arabika turun menjadi defisit 11 juta kantong, jumlah terendah dalam 20 tahun. Pada Kamis lalu harga kopi Arabika Juli naik ke harga tertinggi 16 bulan dan harga kopi Arabika Mei naik ke harga tertinggi 4 tahun.

Harga kopi Robusta naik karena persediaan kopi Robusta di Vietnam turun, menurut Vietnam’s General Statistics Office melaporkan dari Januari – April ekspor kopi Robusta Vietnam turun 17.6% dari tahun lalu menjadi 563,000 MT.

The US Climate Prediction Centre mengatakan cuaca La Nina akan berakhir pada musim panas, sehingga cuaca kering akan berhenti dan kelembaban di Amerika Utara dan Amerika Selatan akan naik.

Brazil Cooxupe pada 1 April memperkirakan produksi kopi Arabika di 2021 sebesar 7.49 juta kantong turun 32% dari 10.99 juta kantong di 2020. Turunnya produksi karena cuaca kering dan panas sehingga menurunkan hasil pohon kopi.

Laporan ICO pada 1 April bahwa ekspor kopi dunia pada bulan Februari turun 6.1% dari tahun lalu menjadi 10.48 juta kantong. Ekspor kopi dari Oktober – Februari naik 2.5% dari tahun lalu menjadi 52.81 juta kantong.

Persediaan kopi yang dalam pengawasan ICE naik selama 6 bulan terakhir. Persediaan kopi Arabika pada hari Selasa naik ke jumlah tertinggi 13 bulan menjadi 1.965 juta kantong dari jumlah terendah 21 tahun di 5 Oktober di 1.096 juta kantong.

Persediaan kopi Robusta pada hari Selasa naik ke jumlah tertinggi 17 bulan naik dari jumlah terendah 2 tahun di 10,808 lot di 14 Oktober. Persediaan kopi dalam pengawasan ICE 1.945 juta kantong pada hari Selasa,

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support di $138 dan berikut ke $134 sedangkan resistant pertama di $143 kemudian ke $151.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here