(Vibiznews-Forex) – Posisi poundsterling dalam pair GBPUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (5/5/2021) bergerak bullish menembus posisi resisten kuat hariannya. Pair bergerak naik oleh prospek perdagangan luar negeri Inggris pasca Brexit dengan negara diluar Eropa.
Pemerintah India dan Inggris menandatangani kesepakatan perdagangan senilai $ 1 miliar pasca Brexit yang dapat membuka jalan bagi bisnis baru dan pertukaran antara kedua negara. Namun terdapat sentimen negatif untuk poundsterling yang terkait masalah Brexit, Menteri Pertanian Irlandia Utara memperingatkan tindakan hukum atas pengaturan perdagangan pasca-Brexit. Selain itu, perusahaan pengekspor dari Inggris menghadapi gangguan dan komplikasi birokrasi.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya, dollar menanjak di pasar uang Eropa setelah menguat di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit sebagai safe haven di tengah koreksi di bursa saham teknologi dan spekulasi kemungkinan akan dimulainya kenaikan suku bunga the Fed.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat, dan kini pair berada di posisi 1.3918 yang sedang mendaki ke posisi resisten lemahnya di 1.3952 – 1.3986. Namun jika pair bergerak sebaliknya, pair akan meluncur ke posisi 1.3860 sebelum meluncur ke support kuatnya di 1.3844 – 1.3810.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



