Harga Minyak Sawit Naik Kembali Karena Persediaan Minyak Nabati Global Berkurang

647

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit kembali naik pada penutupan pasar hari Selasa, karena persediaan minyak nabati global diperkirakan turun,

Harga minyak sawit Agustus pada penutupan pasar hari Selasa di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 215 ringgit (5.07%) menjadi 4,457 ringgit ($1,080.48) per ton, setelah pada hari Senin ditutup turun 1.05%.

Harga minyak sawit naik mengikuti kenaikan dari harga minyak kedelai bahkan lebih tinggi dari harga minyak kedelai. Di Bursa Dalian harga minyak kedelai naik sehingga mendorong harga minyak sawit.

India pembeli terbesar minyak sawit di dunia, menurunkan pembeliannya karena pandemi covid.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 15 Mei naik 22.3 % dari periode yang sama di bulan April menjadi 714,014 ton menurut Societe Generale de Surveillance. Trader memperkirakan ekspor akan turun pada 2 minggu terakhir bulan Mei.

Impor minyak sawit dari Uni Eropa di 2020/21 turun menjadi 4.61 juta ton dari 5.07 juta ton pada tahun lalu menurut European Commission pada hari Senin.

The Southern Peninsula Palm Oil Millers Association memperkirakan produksi selama 15 hari pertama bulan Mei turun 18% dari bulan lalu.

The US Departement of Agriculture (USDA ) mengatakan petani AS sudah menanam 80% dari area jagung sedangkan perkiraan antara 79% – 88% sudah ditanami.

Harga minyak kedelai di bursa Dalian naik 1.1% sementara harga minyak sawit naik 0.6%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 1.6%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama 4,190 ringgit kemudian lanjut ke 4,070 ringgit, sedangkan resistant pertama di 4470 ringgit dan berikut 4530 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here