Harga Minyak Sawit Naik Ke Harga Tertinggi Dua Minggu

513
minyak sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit pada penutupan pasar hari Rabu  naik ke harga tertinggi dua minggu, karena mengikuti kenaikan harga minyak kedelai di AS dimana cuaca kering melanda ladang kedelai di AS dan Canada juga turunnya produksi dari Amerika Selatan.

Harga minyak sawit Agustus pada hari Rabu di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 202 ringgit atau 5.19% menjadi 4,093 ringgit ($992.72) perton mencapai harga tertinggi sejak 20 Mei.

Persediaan minyak sawit di Malaysia dan Indonesia juga diperkirakan sedikit.

Persediaan sawit di Malaysia turun sedikit hampir tidak berubah dari bulan April dan diperkirakan persediaan akan meningkat dari bulan Juni.

Refinitiv Commodities Research mempertahankan perkiraan produksi di 2020/21 untuk produksi Indonesia sebesar 46.8 juta ton, karena cuaca buruk dan hari kerja yang lebih sedikit di bulan Mei dibandingkan April.

Untuk produksi Malaysia di 2020/21 sebesar 18.8 juta ton, turun 1% dibanding perkiraan sebelumnya.

Kenaikan harga minyak sawit dibatasi perkiraan permintaan domestik yang sedikit selama dua minggu lockdown di Malaysia, ditambah turunnya ekspor Mei karena permintaan berkurang.

Laporan dari the US Department of Agriculture bahwa petani AS telah selesai menanam 84% dari area penanaman dibawah perkiraan Reuter sebesar 87%.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 2%, harga minyak kedelai dibursa Dalian naik 2.7% sedangkan harga minyak sawit naik 3.3%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 3,850 ringgit, berikut ke 3,780 ringgit sedangkan resistant pertama di 4,200 ringgit dan berikut ke 4,320 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here