IHSG Selasa Pagi Terkoreksi ke Sekitar Level 6.058; Bursa Asia Bias Menguat Didukung GDP Jepang

452
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (8/6) terpantau terkoreksi 11,274 poin (0,19%) ke level 6.058,661 setelah dibuka naik ke level 6.071,250. IHSG mulai dengan fluktuatif lalu terkoreksi dalam area konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di tengah berita GDP Jepang yang dirilis terkontraksi lebih sedikit dari estimasi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat terbatas 0,03% atau 4 poin ke level Rp 14.260, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; bergerak tipis di tengah keraguan investor atas pengetatan moneter dan menantikan data inflasi IHK AS. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.264.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 1,315 poin (0,02%) ke level 6.071,250. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,634 poin (0,07%) ke level 907,097. Pagi ini IHSG melemah 11,274 poin (0,19%) ke level 6.058,661. Sementara LQ45 terlihat turun 0,46% atau 4,200 poin ke level 902,263.

Tercatat saat ini sebanyak 145 saham naik, 195 saham turun dan 207 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Selasa subuh WIB ini berakhir mixed di antara sentimen optimisme ekonomi dan kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter the Fed. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat bias positif, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,28%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,31%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka melandai lalu terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia pagi bias menguat di tengah GDP Jepang yang dirilis terkontraksi semakin rendah. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bergerak terbatas dalam konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.103 dan 6.115. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.991, dan bila tembus ke level 5.833.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here