Harga Kakao Turun ke Harga Terendah 1 Bulan

766
kakao

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao turun pada penutupan pasar hari Senin ke harga terendah 1 bulan, karena melimpahnya persediaan kakao dan permintaan berkurang

Harga kakao Juli di ICE New York turun $59 (2.45%) menjadi $2,350 per ton dan harga kakao Juli di ICE London turun 1.42%.

The International Cocoa Organization (ICCO) pada Senin lalu menaikkan perkiraan produksi kakao menjadi 5.02 MMT naik 6.3% dari tahun lalu. ICCO juga menaikkan perkiraan surplus pasar global 2020/21 menjadi sebesar 165,000 MT dari perkiraan Februari 102,000 MT.

Persediaan kakao di Ivory Coast melimpah. Pemerintah Ivory Coast melaporkan hari Senin total kakao yang dikirim petani di Ivory Coast ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 6 Juni naik 8.3% dari tahun lalu menjadi 2.21 MMT.

Harga kakao mengalami tekanan karena melimpahnya panen kakao di Afrika Barat setelah petani di Ivory Coast dan Ghana mengatakan cuaca sangat baik untuk melakukan panen kakao yang baru dimulai.

Persediaan kakao yang dalam pengawasan ICE melimpah naik ke jumlah tertinggi 3 3/4 tahun pada 28 Mei . Persediaan kakao dalam pengawasan ICE pada hari Senin sebesar 5.510 juta kantong.

Harga kakao mengalami kenaikan karena permintaan kakao meningkat karena turun penularan virus covid di Amerika dan Uni Eropa. Tambahan penderita covid baru minggu ini sampai 6 Juni mencapai angka terendah sejak pertengahan Maret sebesar 3 juta. Rata-rata 7 hari penularan virus covid di AS mencapai terendah 14 bulan sebesar 14, 765 pada hari Jumat jumlah terendah 14 bulan.

Permintaan kakao tidak pasti setelah pada 7 Mei ada berita dari Gepex, group eksportir dari 6 negara produsen coklat terbesar di dunia, bahwa permintaan kakao untuk digiling pada bulan April turun 7.3% dari tahun lalu menjadi 42,267 MT.

Pandemi covid-19 yang sedang meningkat di dunia membuat permintaan kakao menjadi tidak menentu Permintaan global mixed setelah the National Confectioners Association pada kuartal ke 1 di Amerika Utara kakao yang diproses naik 2.0% dari tahun lalu menjadi 117,956 MT dibawah perkiraan naik 2.5% dari tahun lalu. Juga dari European Cocoa Association melaporkan bahwa kakao yang di giling di kuartal 1 di Eropa turun 3 % dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 357,815 MT, penurunan terbesar diluar perkiraan turun 2% dari tahun lalu. Jumlah kakao yang digiling di Asia pada kuartal 1 naik 3.1% dari tahun lalu menjadi 213,858 diatas perkiraan naik 0.3% dari tahun lalu.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,360 dan berikut di $2,280 sedangkan resistant pertama di $2,440 dan berikut di $2,460.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here