Hang Seng Sudah Melemah 7 Sesi Berturut, Terendah 2 Pekan

567
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong ditutup nyaris flat pada  perdagangan hari Kamis (10/6/2021), dengan posisi indeks Hang Seng masih di posisi  terendah 2 pekan. Indeks Hang Seng telah melemah selama 7 sesi berturut dan sentimen hari ini dibebani oleh karena investor menunggu data inflasi AS untuk tanda-tanda Federal Reserve dapat mulai mengurangi stimulus besar-besaran.

Gubernur bank sentral China mengatakan inflasi  pada dasarnya terkendali, dan kebijakan moneter akan tetap stabil merespon data indeks PPI Cina yang menunjukkan kenaikan tercepat  di tingkat pabrik dalam 12 tahun yang menimbulkan kekhawatiran pasar. Selain itu perhatian investor masih dipengaruhi ketegangan AS-China.

Pejabat tinggi perdagangan AS dan Cina berbicara melalui telepon dan setuju untuk mempromosikan perdagangan yang sehat dan bekerja sama atas perbedaan ungkap kantor Kementerian Perdagangan Cina.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 3,75 poin atau 0,01% lebih rendah  menjadi 28.738,88. Namun untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,17% menjadi 10.729,52. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2021  bergerak negatif dengan turun 102 poin atau 0,32%  ke posisi 28608.

Secara sektoral posisi Hang Seng dibebani oleh anjloknya sektor keuangan dan material yang turun 0,70% dan 0,89% masing-masing.  Untuk penguat sektor yaitu sektor industri dan healthcare dengan saham yang memimpin penguatan  adalah saham BYD Co Ltd, yang naik 6,36%, sedangkan pelemah terbesar adalah saham Haidilao International Holding Ltd, yang turun 2,82%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here