(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (30/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah tipis, mengurangi loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang melemah 0,02% atau 3 poin ke level Rp 18.058 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.082. Rupiah terpantau meninggalkan area 2 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 18.080 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.082, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp18.058.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, perlahan bangkit dari area 1,5 minggu terendahnya setelah the Fed mempertahankan suku bunganya serta investor mencerna arah kebijakan the Fed ke depannya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 100,94, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,80.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi pertama terpantau menguat 56,575 poin (0,93%) ke level 6.147,961, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan investor mencerna keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak terkoreksi signifikan.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting








