(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup naik 20,05 poin atau 0,62% ke 3.278,68. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka naik 2,83 poin atau 0,65% ke posisi 436.96, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 437.47 dan sempat turun ke posisi terendah di 433.88.
Indeks Kospi ditutup pada rekor penutupan tertinggi dengan investor menunggu petunjuk dari pernyataan kebijakan Federal Reserve AS. Selain itu juga Imbal hasil obligasi treasury Korea 3-tahun yang paling likuid turun 2,3 basis poin menjadi 1,284%, sedangkan imbal hasil 10-tahun flat di 2,071%.
Sebagai penggerak pasar hari ini, The Fed menetapkan proyeksi kenaikan inflasi dan suku bunga pada akhir tahun 2023 yang menekan perdagangan bursa saham Wall Street. Demikian untuk harga minyak mentah retreat dari posisi tertinggi 2 tahun oleh keputusan Fed setelah sebelumnya diperkuat oleh laporan EIA untuk penurunan pasokan minyak AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 menguat, awal sesi akan turun ke posisi 435.10 sebelum meluncur ke posisi S1 hingga S2. Namun jika kemudian bergerak sebaliknya, indeks akan naik menuju posisi 437,20 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 441.92 | 439.70 | 438.32 | 436.10 | 434.73 | 432.51 | 431.14 |
| Buy Avg | 437.95 | Sell Avg | 434.90 |



