Harga Emas Stabil Menjelang Rilis Data Inflasi AS

467

(Vibiznews – Commodity) Harga emas stabil pada hari Selasa (13/07) setelah mencapai level terendah satu minggu di sesi sebelumnya, menjelang data inflasi AS yang dapat menawarkan petunjuk tentang kemungkinan waktu pengetatan kebijakan oleh Federal Reserve.

Harga emas spot naik 0,27% menjadi $1,810.88 per ons. Emas jatuh ke level terendah sejak 6 Juli di $1.790,49 pada hari Senin.

Harga emas berjangka AS naik 0,29% menjadi $1,811,20.

Konsumen AS memperkirakan ekonomi akan melanjutkan kebangkitannya yang cepat dari pandemi Covid-19 selama tahun depan, dengan perkiraan inflasi, pendapatan, pertumbuhan pendapatan, dan pengeluaran semuanya meningkat pada bulan Juni, menurut survei bulanan yang dirilis pada hari Senin oleh Federal New York.

Pertemuan Bank Sentral Eropa minggu depan akan melihat pembuat kebijakan membahas perubahan pedoman ke depan yang mereka berikan pada arah kebijakan menyusul pergeseran ECB ke target inflasi 2% yang lebih simetris.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mendesak orang-orang pada hari Senin untuk menunjukkan kehati-hatian ketika hampir semua pembatasan Covid-19 yang tersisa dicabut di Inggris minggu depan, dengan mengatakan peningkatan kasus menggarisbawahi bahwa pandemi belum berakhir.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas stabil menjelang rilis data inflasi AS malam nanti. Jika inflasi AS terealisir menurun dan membuat dolar AS juga turun, maka akan menguatkan harga emas. Namun sebaliknya jika inflasi AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan dapat menekan harga emas.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here