(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan persediaan NASS, persediaan kedelai meningkat dan ekspor mingguan turun.
Harga kedelai Nopember di CBOT turun 27.5 sen (2.16%) menjadi $12.575 per bushel, harga soymeal Desember $12.50 (3.66%) menjadi $328.75 per ton, harga minyak kedelai naik 86 sen (1.49%) menjadi $58.69.
Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan NASS persediaan kedelai naik menjadi 256 mbu lebih besar dari perkiraan WASDE 175 mbu dan diatas perkiraan pedagang sebesar 202 mbu. USDA menaikkan perkiraan hasil kedelai menjadi 80.8 mbu untuk 2020/21 menjadi 4.216 bbu. Perkiraan persediaan Juni sebesar 2.4 mbu sehingga pada penggunaan kedelai pada Q4 sebesar 513 mbu.
Laporan penjualan ekspor mingguan USDA sampai 23 September sebesar 1.094 MMT kedelai yang dipesan, masih dalam range perkiraan tapi turun dari 2.59 MMT pada tahun lalu. Total kedelai yang belum dikirim sebesar 24.3 MMT sampai 23 September.
Untuk pesanan soymeal sebesar 66.8k MT untuk pengiriman 2020/21 dan 162.9k MT dikirim 2021/22. Pesanan minyak kedelai sebesar 28,373 MT pada minggu ini dibagi 22.4k MT untuk 2021/22 dan 6 k MT untuk 2020/21.
Panen kedelai sedang berlangsung sejak minggu lalu. Hujan turun di daerah Midwest pada minggu lalu, walaupun 4 daerah sedang mengalami panen yang akan selesai pada beberapa hari ini dan hanya tinggal satu daerah belum panen
Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $12.71 dan berikut ke $12.58, sedangkan resistant pertama di $12.90 dan berikut ke $13.09.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido


