IHSG Jumat Pagi Sideways Koreksi ke Sekitar 6.596; Profit Taking dari 2,5 Tahun Tertingginya

513
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (15/10) terpantau sideways dan terkoreksi 29,674 poin (0,45%) ke level 6.596,440 setelah dibuka naik ke level 6.644,079. IHSG terkoreksi dari 2,5 tahun tertingginya oleh profit taking investor, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menguat mengikuti rally Wall Street yang terpicu laporan keuangan yang kuat dari sejumlah emiten besar.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 0,16% atau 23 poin ke level Rp 14.092, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; merosot dari sekitar 1 tahun tertingginya di tengah sentimen risiko investor dengan kenaikan bursa saham.. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.115. Rupiah terpantau berada di 31 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,965 poin (0,27%) ke level 6.644,079. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,523 poin (0,36%) ke level 976,180. Pagi ini IHSG melemah 29,674 poin (0,45%) ke level 6.596,440. Sementara LQ45 terlihat naik 0,29% atau 2,437 poin ke level 849,561.

Tercatat saat ini sebanyak 209 saham naik, 206 saham turun dan 202 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat subuh WIB ini berakhir kompak menguat signifikan oleh rilis laporan keuangan yang di atas ekspektasi dari sejumlah emiten besar. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya menguat terpicu rally Wall Street, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,29%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,79%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking dari rally 5 minggunya ke 2,5 tahun tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini menguat mengikuti sentimen rally Wall Street. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tertahan pergerakannya oleh profit taking wajar investor, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.637 dan 6.693. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.451, dan bila tembus ke level 6.202.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here