Harga Gandum Naik Lima Hari Berturut-turut dan Mencapai Harga Tertinggi 9 Tahun

543
gandum

(Vibiznews – Commodity) Harga gandum naik untuk lima hari berturut-turut dan naik selama seminggu ini dengan kenaikan terbesar selama 4 bulan. Harga gandum pada hari Kamis naik 1.2% mencapai harga tertinggi sejak Desember 2012. Selama seminggu ini harga gandum naik 6.5%.

Pengaruh pajak ekspor gandum dari Rusia dan penetapan kuota ekspor selama setengah tahun pertama di 2022 membuat harga gandum naik.

Harga gandum Desember di CBOT naik 4.50 sen (0.55%) menjadi $8.17 per bushel.

Laporan ekspor mingguan dari USDA sebesar 285,915 MT gandum dipesan sampai 4 Nopember turun 29% dari minggu lalu dan turun 5% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Pengiriman gandum pada minggu ini sebesar 269,975 MT gandum, tertinggi dalam 4 minggu tapi masih 24% dibawah tahun lalu pada periode yang sama, Total pengiriman gandum dalam 23 minggu pertama tahun marketing 2021/22 masih 21% dibawah musim sebelumnya 8.96 MMT (329.35 mbu)

Di Midwest AS hujan turun dengan salju turun di daerah Utara. Dalam jangka panjang pola La Nina akan membawa musim dingin dengan temperatur yang lebih dingin di AS dan cuaca kering di musim semi dan musim panas.

Rusia Ag Ministry melaporkan bahwa pajak ekspor minggu depan sebesar $77.10/ MT dibanding $69.9/MT pada minggu ini

Dalam berita dari Rusia ada kekhawatiran bahwa Rusia akan melakukan invasi ke Ukraina sehingga sangat mempengaruhi pasar gandum tapi pasar komoditas secara keseluruhan.

Australia hujan deras turun sehingga mempengaruhi ladang gandum dan hasil panen berikut.

Di Paris harga gandum mencapai rekor harga tertinggi baru mengikuti kenaikan harga gandum di AS.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $7.98 dan berikut ke $7.73 sedangkan resistant pertama di $8.24 dan berikut ke $8.36.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here