IHSG Selasa Siang Melemah ke Level 6.609; Koreksi Paska Rally 6 Hari, Searah Regional

489
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (14/12) terpantau melemah 58,875 poin (0,81%) ke level 6.608,996 setelah dibuka turun ke level 6.657,126. IHSG terkoreksi dari rally 6 harinya dan searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di antara kekhawatiran investor atas perkembangan varian Omicron serta menyusul koreksi di Wall Street.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah tipis 0,03% atau 5 poin ke level Rp 14.347, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik perlahan setelah menanjak di sesi global sebelumnya; bergerak naik oleh ekspektasi pertemuan the Fed akan lebih hawkish serta naiknya permintaan safe haven di perkembangan varian Omicron. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.342.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 5,745 poin (0,09%) ke level 6.657,126. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,688 poin (0,07%) ke level 943,025. Siang ini IHSG melemah 58,875 poin (0,81%) ke level 6.608,996. Sementara LQ45 terlihat turun 0,57% atau 5,397 poin ke level 938,316.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor property yang merosot 1,29%, diikuti sektor finance yang turun 1,15%.

Tercatat sebanyak 167 saham naik, 343 saham turun dan 153 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 805.063 kali transaksi sebanyak 12,832 miliar lembar saham senilai Rp 6,116 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 0,87%, dan Hang Seng yang turun 1,26%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Merdeka Cooper (MDKA) -3,21%, Bank Neo Commerce (BBYB) -2,70%, Harum Energy (HRUM) -2,53%, dan Bank Jago (ARTO) -2,38%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi mengikuti sentiment regional dan setelah 6 hari rally, sementara bursa kawasan Asia melemah di antara menyusul juga koreksi di Wall Street. Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona merah sambil cari momen untuk rebound, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.748 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.480, dan bila tembus ke level 6.436.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here