(Vibiznews – Forex) EUR/USD memperoleh daya tarik setelah jatuh ke arah 1.1270 selama perdagangan sesi Eropa dan berbalik positip naik ke arah 1.1350 di sekitar 1.1341. Dolar AS kelihatannya telah kehilangan kekuatannya. Meskipun demikian naiknya yields obligasi AS membatasi penurunan dollar AS sehingga tetap tangguh menghadapi rival – rival utamanya.
Pada awalnya dollar AS mengalami kenaikan pada hari Rabu dengan EUR/USD turun ke 1.1279 dalam perdagangan sesi Eropa. Namun, memasuki perdagangan sesi AS, EUR/USD berbalik naik ke area 1.1341 dengan berbalik melemahnya dollar AS.
Mengakhiri tahun ini, volume perdagangan rendah dan pergerakan harga lambat. Sisa dari minggu ini diperkirakan perdagangan akan lebih sepi.
Pasar saham berada pada posisi di bawah dengan kebanyakan indeks saham Asia dan Eropa berada di teritori merah, yang membebani indeks saham berjangka AS turun. Namun sementara itu yields obligasi AS 10 tahun sedikit naik ke 1.49%.
“Support” terdekat menunggu di 1.1300 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1250 dan kemudian 1.1210. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1380 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1425 dan kemudian 1.1450.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



