(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum Maret pada penutupan pasar hari Selasa naik baik di Euronext maupun di CBOT.
Harga gandum Maret di Euronext di Paris pada hari Selasa naik 3.25 euro, atau 1.2% menjadi 269.25 euro ($302.58) per ton.
Harga gandum di Euronext naik pada hari Selasa setelah pada hari Senin harga turun 4.6% karena tekanan pada pasar ber jangka di Eropa dan AS akibat memudarnya perkiraan invasi Rusia terhadap Ukraina, sehingga persaingan ekspor dengan Laut Hitam akan berlanjut dan perkiraan kelembaban di AS akan meningkat.
Turunnya harga di Euronext membuat harga gandum lebih kompetitif di pasar. Apabila mereda ketegangan antara Ukraina dan Rusia, maka gandum dari Rusia dan Ukraina akan membanjiri pasar.
The European Commission melaporkan ekspor dari Uni Eropa mencapai 16.64 juta ton naik 1 juta dari minggu lalu, namun para pedagang memperkirakan ekspor lambat untuk mencapai perkiraan
Total ekspor gandum Rusia yang dikirim pada tahun marketing turun 21% dari tahun lalu, ini
Pajak ekspor Rusia pada minggu ini sebesar $93.90/MT turun dari $95.80/MT dari minggu lalu, tapi masih di bawah program penambahan $28.10/MT
Harga gandum Maret di CBOT naik 7.75 sen (1.02%) menjadi $7.69 per bushel.
Laporan pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 361,375 MT gandum dikirim sampai 27 Januari turun 12% dari minggu lalu dan turun 12.7% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total ekspor pada tahun marketing ini sebesar 13,592 MMT turun dibanding 16.566 MMT pada tahun di minggu yang sama.
Jepang membuat MOA tender untuk pemesanan gandum sebesar 53,957 MT dari AS, Canada dan Australia
Analisa tehnikal untuk gandum di CBOT dengan support pertama di $7.57 dan berikut ke $7.37 sedangkan resistant pertama di $7.75 dan berikut ke $7.98.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



