(Vibiznews – Commodity) Harga Emas mencapai level tertinggi hampir sembilan bulan pada hari Selasa, seiring meningkatnya permintaan safe haven setelah Rusia mengirimkan pasukan ke wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur.
Terpantau harga emas spot naik 0,32% pada $1.909,73 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 1 Juni di $1.913,89 per ons sebelumnya.
Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,67% menjadi $1.912,50.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka pada hari Senin dan memerintahkan Angkatan Darat Rusia untuk meluncurkan apa yang disebut Moskow sebagai operasi penjaga perdamaian ke wilayah tersebut, mempercepat krisis yang dikhawatirkan Barat dapat memicu perang besar.
Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif untuk melarang perdagangan dan investasi antara individu AS dan dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur, kata Gedung Putih.
Imbal hasil 10-tahun AS tergelincir di tengah memburuknya krisis Ukraina dan taruhan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.
Sementara emas batangan dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik, kenaikan suku bunga cenderung meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu perak spot naik 0,9% menjadi $24,14 per ons, platinum naik 0,9% menjadi $1.083,68 dan paladium naik 0,8% menjadi $2.406,24.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan melanjutkan penguatannya seiring masih bergejolaknya krisis Rusia-Ukraina dimana pasukan Rusia dikirimkan di daerah Ukraina timur yang bagi Moskow bertujuan untuk menjaga perdamaian di kawasan tersebut.



