(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan memperpanjang kenaikan beruntun mereka ke sesi keempat berturut-turut pada hari Kamis (3/3/2022), karena ketua Federal Reserve AS mengisyaratkan kenaikan suku bunga dalam ekspektasi pasar di tengah melonjaknya harga komoditas global.
Indeks Kospi naik ke posisi tertinggi 3 pekan ikuti trend kekuatan saham Wall Street semalam, setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan suku bunga kemungkinan akan dinaikkan hanya 25 basis poin bulan ini, meskipun ia memperingatkan kenaikan suku bunga yang lebih agresif jika inflasi terus meningkat.
Sentimen juga diperkuat oleh rilis data PDB Korea Selatan sepanjang 2021 melaju ke posisi teekuat dalam 11 tahun pada 4% di tengah permintaan yang kuat untuk ekspor, sesuai dengan perkiraan sebelumnya. Sementara itu, tingkat pertumbuhan PDB tahunan kuartal keempat naik 4,2%, lebih cepat dari kenaikan tahunan 4% pada kuartal sebelumnya dan lebih tinggi dari perkiraan konsensus 3,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 43,56 poin atau 1,61 persen menjadi 2.747,08. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 6,47 poin atau 1,79% ke posisi 367.06, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 367.40 dan sempat turun ke posisi terendah di 363.99.
Kekuatan Kospi disumbang oleh kenaikan saham-saham kapital besar seperti saham Samsung Electronics naik 1,67 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix naik 3,2 persen, saham operator portal internet Naver naik 2,68 persen, saham produsen mobil papan atas Hyundai Motor melonjak 4,11 persen dan saham Samsung Biologics meningkat 2,47 persen menjadi 787.000 won.



