Nikkei 3 Maret Rebound Meski Data Ekonomi Lemah

512
Photo by Vibizmedia
(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang cetak rebound pada perdagangan hari Kamis (3/3/2022) di tengah pernyataan meyakinkan dari Federal Reserve terkait kenaikan suku bunga dan hiraukan data ekonomi yang lemah . Indeks Nikkei menguat mengikuti trend perdagangan bursa saham Wall Street yang cetak gain. 
Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral akan mengambil pendekatan terukur untuk menaikkan suku bunga meskipun belum ada ketidakpastian akan konflik Rusia-Ukraina, terkait kenaikan suku bunga 25 basis poin  pada bulan Maret.
Indeks kepercayaan konsumen di Jepang turun ke level terendah 9 bulan di 35,3 pada Februari 2022 dari 36,7 pada bulan sebelumnya, di tengah perpanjangan pembatasan Covid-19 di beberapa wilayah.
Sementara itu anggota dewan BOJ Junko Nakagawa juga mengatakan Kamis bahwa krisis di Ukraina dapat merugikan ekonomi Jepang dengan mendorong harga bahan bakar dan komoditas lebih tinggi, menandakan perlunya mempertahankan stimulus besar-besaran.
Investor tetap gelisah akan kekhawatiran inflasi.karena harga minyak mentah melonjak ke tertinggi  sejak 2008 di tengah serangan Rusia yang terus berlanjut di Ukraina.
Berita Nikkei lainnya di Telegram Vibiznews
Indeks harian Nikkei ditutup naik 184 poin atau 0,7% menjadi 26.577, tertinggi sejak 21 Februari. Demikian indeks Topix naik 1,18% menjadi 1.882. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak  positif  dengan naik 300 poin atau 1,14% ke posisi 26660.
 
Hampir semua sektor di bursa Jepang berpartisipasi menyumbang kekuatan rebound, dengan lonjakan saham Nippon Yusen (5,7%), saham Mitsui OSK (4,5%), saham Mitsubishi UFJ (4,1%), saham Sumitomo Mitsui (3,8%), saham Inpex Corp (2,1%) dan saham Mitsui & Co (4,8%).

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting