Harga Karet Mingguan Naik 5 Minggu Berturut-turut

547
karet Indonesia

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang pada hari Jumat naik membuat kenaikan harga mingguan selama 5 minggu berturut-turut . Pada penutupan pasar hari Jumat harga karet naik, karena melemahnya yen, walaupun kekhawatiran permintaan dari pembeli terbesar Cina akan menurun karena mengalami pandemi covid yang berkepanjangan.

Harga karet September di Osaka Exchange naik 1.5 yen atau 0.6% menjadi 265.5 yen ($2.1) per kg. Harga karet naik 5 minggu berturut-turut kenaikan terlama sejak Oktober.

Dolar menguat tertinggi 2 dekade terhadap yen, berita dari Federal Reserve membuat perkiraan akan ada kebijakan pengetatan lebih cepat. Melemahnya yen membuat harga barang-barang Jepang lebih murah bagi pembeli di luar Jepang.

Dengan melemahnya yen maka harga bahan mentah menjadi mahal sehingga menaikkan harga di Osaka Exchange.

Harga karet September di Shanghai Futures Exchange turun 90 yuan menjadi 13,340 yuan ($2,094) perton.

Sedangkan di Shanghai investor mengalami tekanan karena turunnya permintaan akibat pandemi yang berkepanjangan dan lockdown di Shanghai. Di Shanghai penambahan penderita covid berkurang sedikit karena lockdown dilakukan di Shanghai sehingga tidak menyebar ke kota lain.

Persediaan karet di Shanghai Futures Exchange naik 0.8% pada hari Jumat.

Harga minyak mentah yang naik ke harga tertinggi dua minggu membuat kenaikan dari harga karet sintetis, sehingga pembeli lebih memilih untuk membeli karet alam.

Analisa tehnikal untuk karet dengan support pertama di 259.74 yen dan berikut ke 249.94 yen sedangkan resistant pertama di 269.54 yen dan berikut ke 279.34 yen.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting