(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Senin turun dengan harga kopi Arabika turun karena melemahnya real Brazil ke kurs terendah 6 minggu pada hari Senin.
Harga kopi Juli di ICE New York turun $6.25 (2.79%) menjadi $215.90 dan harga kopi Robusta di ICE London libur hari buruh.
Persediaan kopi Robusta dari Vienam melimpahnya sehngga harga kopi turun, Menurut General Statistics Office pada hari Kamis lalu ekspor Vietnam Januari – April naik 28.4% dari tahun lalu menjadi 752,000 MT.
Harga kopi mengalami penurunan karena kenaikan persediaan yang ada dalam pengawasan ICE pada 25 Maret , persediaan kopi Arabika naik ke jumlah tertinggi 2 ½ bulan pada 25 Maret dan persediaan kopi Robusta naik ke jumlah tertinggi 3 1/2 bulan. Persediaan kopi meningkat kembali setelah pada bulan lalu dilaporkan persediaan kopi Arabika di ICE turun ke jumlah terendah 22 tahun dan persediaan kopi Robusta turun ke jumlah terendah 3 ¼ tahun
Harga kopi naik di New York karena cuaca kering di Brazil, curah hujan di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi terbesar 30% dari seluruh area perkebunan kopi Brazil sebesar 2.5 mm (21% dari rata-rata )
Kekhawatiran akan ketatnya persediaan kopi global membuat harga kopi naik, pada 11 April , Cecafe, Brazil Export council melaporkan bahwa ekspor kopi hijau Brazil turun 5.8% dari tahun lalu menjadi 3.267 juta kantong. Colombia melaporkan pada 5 April bahwa produksi kopi di bulan Maret turun 13% dari tahun lalu menjadi 914,000 kantong. International Coffee Organization (ICO) pada 31 Maret melaporkan bahwa ekspor kopi global dari Oktober sampai Februari turun 0.8% menjadi 53.2 juta kantong,
The International Coffee Organization (ICO) mengubah perkiraan surplus kopi global 2020/21 menjadi defisit 3.13 juta kantong dari perkiraan sebelumnya surplus 1.2 juta kantong. The ICO menurunkan produksi kopi global menjadi 167.17 juta kantong dari168.88 juta kantong dan menaikkan perkiraan konsumsi global 2020/21 menjadi 170.30 juta kantong dari 167.68 juta kantong. Walaupun pada Rabu lalu Citigroup memperkirakan bahwa pasar kopi global di 2022/23 akan surplus 3.5 juta kantong dari defisit 7.3 juta kantong di 2021/22
Persediaan kopi hijau di AS bulan Maret naik 1% dari bulan lalu dan 2.5% dari tahun lalu menjadi 5.82 juta kantong menurut the Green Coffee Association pada hari Senin lalu.
Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $215 dan berikut ke $210 sedangkan resistant pertama di $ 225 dan berikut ke $233.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



