IHSG Selasa Siang Melandai ke 6.885; dalam Area Konsolidasi, Bursa Asia Mixed

438
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (8/8) terpantau melandai dengan melemah tipis 0,777 poin (0,01%) ke level 6.885,589 setelah dibuka naik ke level 6.905,489.

IHSG dalam rentang terbatas dan melandai, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed sambil mencermati data perdagangan China yang di bawah estimasi, serta Wall Street yang semalam ditutup menguat oleh baiknya laporan keuangan emiten.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,17% atau 26 poin ke level Rp 15.212, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya; naik bertahap di tengah investor mencari arah pasar dari rilis inflasi China dan Amerika pada minggu ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.186, terpantau di oversold area-nya, di sekitar 4,5 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 19,123 poin (0,28%) ke level 6.905,489. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,682 poin (0,28%) ke level 969,079. Siang ini IHSG melemah tipis 0,777 poin (0,01%) ke level 6.885,589. Sementara LQ45 terlihat turun 0,07% atau 0,717 poin ke level 965,680.

Tercatat saat ini sebanyak 235 saham naik, 266 saham turun dan 232 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merangkak 0,38%, dan Indeks Hang Seng yang turun 2,05%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Erajaya (ERAA) -5,56%, Matahari Dept Store (LPPF) -4,01%, Sumi Indo (IKBI) -3,12%, dan Adaro Minerals (ADMR) -2,48%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini lanjut dalam area konsolidasi dalam rentang terbatas, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed dengan Wall Street ditutup menanjak.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan lebih konsolidatif dalam rentang terbatas di antara dua zona, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.966 dan 6.989. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.800, dan bila tembus ke level 6.622.

 

.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group