Rupiah Selasa Pagi Melemah ke Rp15.576/USD; Koreksi dari Level 5 Minggu Tertingginya

406
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.628/USD, Pergerakan Rupiah Berbanding Terbalik Dengan Mayoritas Uang Asia
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (7/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka terkoreksi, sementara dollar AS di pasar Asia naik perlahan setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,73% atau 113 poin ke level Rp 15.576 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.463. Rupiah terpantau terkoreksi dari level 5 minggu tertingginya di sekitar overbought-nya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.589 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.631, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.798.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia naik perlahan setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya; rebound perlahan setelah tertekan ke 7 minggu terendahnya di tengah investor akan mencermati pidato pimpinan the Fed Powell minggu ini.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke 105,36, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,26.

Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama melemah 19,402 poin (0,28%) ke level 6.859,434, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Kospi menjelang rilis suku bunga bank sentral Australia (RBA), serta mencermati Wall Street yang semalam ditutup menguat tipis.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.880 – Rp15.455.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting