(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (14/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka rebound dari koreksi 5 harinya, sementara dollar AS di pasar Asia melandai setelah turun 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,08% atau 12 poin ke level Rp 15.698 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.710. Rupiah terpantau di sekitar level seminggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.6683 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.707, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.698.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah turun 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi terbatas setelah sempat mencapai setahun tertingginya vs yen, serta investor estimasikan inflasi CPI Amerika akan melunak dalam rilis malam ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini flat ke 105,66, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,66.
Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama menguat 27,582 poin (0,40%) ke level 6.865,894, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat sementara pasar mencermati pertemuan antara Joe Biden dan Xi Jinping, serta Wall Street yang berakhir menguat terbatas menjelang data inflasi AS.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia flat. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.880 – Rp15.510.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



