(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (14/12) terpantau menguat tajam 90,359 poin (1,28%) ke level 7.165,701 setelah dibuka naik ke level 7.135,222.
IHSG bergerak rebound kuat ke level sekitar 15 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Hang Seng setelah the Fed mempertahankan bunga dan memberikan signal tiga pemangkasan tahun 2024, serta mengikuti Wall Street yang berakhir menguat tajam dengan Dow mencetak rekor baru.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat signifikan 0,70% atau 109 poin ke level Rp 15.527, dengan dollar AS di pasar uang Asia melemah setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; tergelincir setelah the Fed menahan suku bunganya dan menunjukkan siklus kenaikan sudah berakhir dan akan mulai melakukan pemangkasan suku bunga di tahun depan.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.636, serta terpantau melompat kuat, sempat di 3 bulan tertingginya, lalu beranjak ke sekitar seminggu terkuatnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 59,881 poin (0,85%) ke level 7.135,222. Sedangkan indeks LQ45 naik 12,503 poin (1,34%) ke level 945,410. Siang ini IHSG menguat 90,359 poin (1,28%) ke level 7.165,701. Sementara LQ45 terlihat naik 2,11% atau 19,687 poin ke level 952,594.
Tercatat saat ini sebanyak 319 saham naik, 203 saham turun dan 211 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang menurun 0,70%, dan Indeks Hang Seng yang melaju 1,15%.
Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PP (PTPP) 6,80%, Medco Energi (MEDC) 6,16%, Bank Jago (ARTO) 4,69%, dan Bank BRI (BBRI) 4,25%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam rebound kuat searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat mengikuti Wall Street yang berakhir menguat tajam dengan Dow mencetak rekor baru.
Berikutnya IHSG kemungkinan tetap di zona hijau melanjutkan uptrend, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.199 dan 7.252. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.025, dan bila tembus ke level 7.002.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



