(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (3/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah melaju 3 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,45% atau 70 poin ke level Rp 15.516 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.446. Rupiah terpantau terkoreksi di hari kedua ke level 2 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.505 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.517, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.516.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melaju 3 hari di sesi global sebelumnya; sedikit koreksi setelah bangkit kuat semalam oleh naiknya yields US Treasury di tengah investor beralih mencermati rilis data minutes the Fed dan NFP pada minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke 102,16, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,25.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama melemah 24,013 poin (0,33%) ke level 7.299,575, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah mengikuti Wall Street yang di hari pertama pasarnya tahun ini mengalami koreksi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.562 – Rp15.357.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



