Harga Kedelai Kamis Berakhir Menguat Terdukung Peningkatan Penjualan dan Penurunan Hasil Panen

362
kedelai, soymeal, minyak kedelai

(Vibiznews – Commodity) Harga kedelai berjangka di Chicago Board Of Trade (CBOT) ditutup menguat pada hari Kamis terdukung peningkatan penjualan dan penurunan panen Brazil.

Harga kedelai berjangka kontrak bulan Juli 2024 berakhir menguat 2,46% pada $11.9900 per bushel.

Data Penjualan Ekspor pagi ini menunjukkan peningkatan dari minggu sebelumnya yaitu sebanyak 413,997 MT kedelai terjual pada minggu yang berakhir pada 25 April. Mesir menjadi pembeli 146.000 MT, dan 112.000 MT dijual ke Indonesia. USDA juga melaporkan pemesanan tanaman baru hanya sebesar 7.000 MT.

StoneX memperkirakan hasil panen kedelai Brazil sebesar 150,8 MMT dalam perkiraan terbaru mereka. Hujan di Brazil bagian selatan telah menyebabkan beberapa banjir lokal, dengan Rio Grande Do Sul hanya 66% yang dipanen menurut AgRural.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga jagung akan mencermati perkembangan permintaan kedelai, jika permintaan meningkat, akan dapat menguatkan harga kedelai. Namun perlu dicermati perkembangan produksi dan pasokan, jika terjadi peningkatan, akan menekan harga kedelai. Harga kedelai diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $12.10-$12.22. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $11.79-$11.59.