(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (27/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir terkoreksi, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah berupaya rebound di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,47% atau 73 poin ke level Rp 15.525 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.452. Rupiah terpantau terkoreksi dari sekitar overbought– level 11 bulan tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.482 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.516, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.525.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah berupaya rebound; bergerak tertahan di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang agak meredam prospek kecepatan the Fed dalam memangkas suku bunganya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 100,78, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,85.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi melemah 8,314 poin (0,11%) ke level 7.597,881, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di antara meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed dengan Dow Jones membukukan rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.759 – Rp15.298.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



