Harga Minyak WTI dan Brent Turun dari Tertinggi 2 Pekan Lebih

421

(Vibiznews – Commodity) – Lonjakan harga minyak mentah selama 3 sesi berturut terhenti dengan alasan teknikal pada  akhir perdagangan komoditas sesi New York yang berakhir Rabu dinihari (28/8/2024).

Harga minyak WTI dan Brent retreat dari posisi tertinggi 2 pekan lebih di tengah masih kuatnya sentimen positif mendukung pasar minyak dunia.

Ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran tentang potensi penutupan ladang minyak Libya memperkuat sentimen di pasar minyak.

Libya mengumumkan penutupan total ladang minyaknya di tengah konflik politik dan ketegangan regional yang sedang berlangsung.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan Oktober 2024 anjlok 3,46% ke $75,53 per barel, setelah sempat naik ke posisi  $76,88.

Untuk harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent anjlok 2,31% menjadi $79,55 per barel setelah sempat naik ke posisi $80,92 per barel.

Untuk pergerakan harga hari ini, minyak WTI akan bergerak dalam posisi resisten di $76.85 – $78.40 dan kisaran support di $75.50 – $73.90.

Penghentian produksi dan ekspor dari Libya sebagai produsen minyak yang signifikan, telah menambah kekhawatiran akan pengetatan pasokan global.

Pekan lalu Israel dan Hizbullah saling serang, meningkatkan kekhawatiran tentang potensi gangguan di kawasan itu meskipun pembicaraan gencatan senjata mengenai konflik antara Israel dan Hamas sedang berlangsung di Kairo.