(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (12/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, mengurangi loss sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia turun terbatas setelah menanjak 4 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,12% atau 19 poin ke level Rp 15.929 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.910. Rupiah terpantau terkoreksi di hari keduanya ke level seminggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.870 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.942, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 15.929.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia turun terbatas setelah menanjak 4 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi sedikit dari rally bertahapnya setelah rilis inflasi AS menguatkan estimasi the Fed akan menurunkan suku bunganya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 106,56, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 106,62.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi pertama melemah 61,194 poin (0,82%) ke level 7.403,558, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat, mengikuti Wall Street yang berakhir balik menguat oleh estimasi penurunan bunga the Fed minggu depan.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.969 – Rp15.789.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



