Harga Minyak WTI Terjun ke Terendah 6 Tahun Karena Optimisme Damai Rusia-Ukraina

210
harga minyak

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia terjun ke posisi terendah sejak awal 2021 pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Selasa (16/12/2025) di tengah optimisme yang kembali muncul atas kesepakatan perdamaian Rusia-Ukraina dan kekhawatiran yang terus berlanjut tentang kelebihan pasokan.

Amerika Serikat memberi sinyal  bahwa kesepakatan antara Rusia dan Ukraina mungkin lebih dekat dari sebelumnya, dengan Washington setuju untuk memberikan jaminan keamanan kepada Kyiv, meskipun masalah teritorial masih belum terselesaikan.

Kesepakatan apa pun dapat membuka jalan bagi pencabutan sanksi AS terhadap minyak Rusia, yang berpotensi membanjiri pasar dengan lebih banyak barel.

Pasar secara luas diperkirakan akan mengalami kelebihan pasokan tahun ini dan tahun depan karena produsen OPEC+ memulihkan produksi yang terhenti, sementara produsen non-OPEC, khususnya di Amerika, juga meningkatkan produksi.

Menambah sentimen bearish, data ekonomi Tiongkok yang lemah yang dirilis pada hari Senin menimbulkan kekhawatiran tentang melambatnya permintaan energi dari importir minyak mentah terbesar di dunia.

Faktor-faktor ini mengimbangi kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan yang berasal dari meningkatnya ketegangan AS-Venezuela.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan Januari 2025 turun 1,69% menjadi $55,87 per barel.

Harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent turun 1,52% menjadi $59,64 per barel.

Secara teknikal, untuk pergerakan harga minyak WTI  selanjutnya diperkirakan  akan   bertemu kisaran  support di $54.30 – $51.80 dan kisaran resisten di $57.10 – $61.40.