(Vibiznews – Commodity) – Pada hari Jumat harga kedelai turun karena kecilnya volume transaksi setelah liburan . Tekanan karena harga kedelai AS bersaing dengan Brazil yang harganya lebih murah. Cuaca Amerika Selatan baik sehingga hasil baik dan menekan harga komoditi.
Harga kedelai Maret di CBOT turun 1.75 sen menjadi $10.4575 per bushel.
Laporan Penjualan Ekspor akan dilaporkan hari Senin untuk mingguan sampai 25 Desember dengan range perkiraan analis 0.7 – 1.8 MMT untuk order kedelai 2025/26 , order 0 – 150,000 MT untuk order 2026/27. Perkiraan penjualan soymeal antara 150,000 – 500,000 MT dan perkiraan penjualan minyak kedelai antara 0 – 20,000 MT.
Data penggilingan kedelai bulan Nopember dari NASS.
- Kedelai yang digiling sebesar 220.48 mbu selama bulan Nopember, dibawah perkiraan. Turun 6.7% dari bulan lalu namun masih naik 4.98% dari tahun lalu.
- Kedelai yang digiling pada kuartal pertama 2025/26 sebesar 661.74 mbu naik 49.5 mbu dari tahun lalu.
- Perkiraan USDA penggilingan kedelai setahun naik 110 mbu dari tahun lalu.
- Persediaan minyak kedelai 30 Nopember sebesar 2.16 milyar, diatas perkiraan dan naik 33.72% dari tahun lalu.
USDA akan mengeluarkan besarnya biaya untuk the Farm Bridge Assistance program pada hari Rabu dan biayanya $30.88 perare.
Analisa tehnikal untuk Kedelai di CBOT:
Support pertama di $ 10.41 berikut ke $10.30
Resistance pertama di $10.71 berikut ke $10.86
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



