(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (14/1), terpantau menguat 57,488 poin (0,64%) ke level 9.005,791 setelah dibuka naik ke level 8.996,866.
IHSG bergerak rally mencapai rekor intraday baru kembali, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei di level rekor oleh kemungkinan Pemilu Jepang segera ini, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi dari area rekor kemarin.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melandai 0,00% atau 0 poin ke level Rp 16.860, dengan dollar AS di pasar uang Asia flat setelah menguat di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar 5 minggu tertingginya di tengah merosotnya yen Jepang serta data tenaga kerja AS yang masih solid.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.860, serta terpantau bearish pada sekitar level 9 bulan terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 48,563 poin (0,54%) ke level 8.996,866. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,660 poin (0,42%) ke level 882,530. Siang ini IHSG menguat 57,488 poin (0,64%) ke level 9.005,791. Sementara LQ45 terlihat naik 0,40% atau 3,530 poin ke level 882,400.
Tercatat saat ini sebanyak 445 saham naik, 219 saham turun dan 142 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 1,13%, dan Hang Seng yang menanjak 0,91%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally mencapai rekor intraday baru, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei di level rekor oleh kemungkinan Pemilu Jepang segera ini.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan mencatat rekor penutupan baru selain intraday, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 9.040 dan 9.100. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,664 dan bila tembus ke level 8,525.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



