Rekomendasi Harga Emas 19 Januari 2026 : Ketegangan Pedagangan AS-Eropa Terkait Greenland Tingkatkan Permintaan Safe Haven

124

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir turun pada akhir pekan hari Jumat seiring meredanya ketegangan geopolitik Iran dan terbebani penguatan imbal hasil obligasi global.

Harga emas spot ditutup turun 0,42% pada $4.596,38 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Februari 2026 ditutup turun 0,61% pada $4.595,4 per ons.

Lihat : Harga Beli Emas Antam Hari Senin 19 Januari 2026 Meroket Rp40.000; Harga Buyback Meroket Rp36.000

Meredanya risiko geopolitik di Iran telah mengurangi permintaan aset safe haven setelah sinyal bahwa AS menahan diri dari respon tindakan militer terhadap Iran.

Juga harga emas berakhir turun setelah imbal hasil obligasi global yang naik lebih tinggi yang membebani logam mulia.

Logam mulia melanjutkan penurunan pada hari Jumat setelah dolar pulih dari kerugian awal dan bergerak lebih tinggi menyusul pernyataan Presiden AS Trump bahwa ia enggan untuk mencalonkan Kevin Hassett sebagai Ketua Fed.

Pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif 10% pada barang-barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari karena penentangan mereka terhadap kendali Amerika atas Greenland. Tarif tersebut dapat naik menjadi 25% pada 1 Juni jika tidak tercapai kesepakatan tentang pembelian Greenland secara lengkap dan total. Hal ini memberikan permintaan safe haven meningkat untuk emas.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik dengan ketegangan perdagangan AS dengan negara-negara Eropa terkait Greendland. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.710-$4.742. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.634-$4.590.