(Vibiznews-Forex) – Pergerakan kurs aussie dalam pair AUDUSD memperpanjang tren kenaikannya untuk hari perdagangan keempat berturut pada sesi Eropa hari Kamis (22/1/2026).
Dolar Australia naik mendekati level tertinggi dalam 16 bulan, karena meredanya ketegangan AS-Eropa meningkatkan sentimen risiko, juga rilis data pekerjaan yang kuat.
Biro Statistik Australia melaporkan bahwa perekonomian menciptakan 65,2 ribu lapangan kerja, jauh lebih tinggi dari perkiraan 30 ribu. Pada bulan November, perusahaan-perusahaan memecat 28.700 pekerja, angka revisi lebih tinggi dari 21.300.
Tingkat pengangguran secara mengejutkan turun menjadi 4,1% dari angka sebelumnya sebesar 4,4%. Para ekonom memperkirakan tingkat pengangguran akan meningkat menjadi 4,4%.
Data pekerjaan yang kuat diperkirakan akan meningkatkan ekspektasi pasar, mendukung kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) tahun ini.
Pair AUDUSD sudah menunjukkan kinerja yang kuat dalam beberapa hari perdagangan terakhir karena dolar AS tertekan sentimen perselisihan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) mengenai krisis Greenland.
Secara teknikal pair rally menembus resisten lemahnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi lanjut ke resisten berikutnya.
Kini pair berada di 0.6810 yang berusaha naik ke posisi 0.6833, dan jika tembus akan mendaki ke resisten selanjutnya di 0,6880.
Namun jika tidak tembus 0.6815, pair terkoreksi sesaat menuju posisi R1 dan jika tembus kembali R1 akan berlanjut meluncur ke posisi supportnya.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,6833 | 0,6805 | 0,6782 | 0,6754 | 0,6732 | 0,6704 | 0,6680 |



