Harga Minyak Sawit Dunia Naik ke Tertinggi 2 Bulan, Produksi Januari Diperkirakan Turun

131

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia naik ke tertinggi 2 bulan pada  perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Selasa (27/1/2026) yang melanjutkan kenaikan harga sebelumnya.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Maret 2026 naik  0,74% menjadi sekitar MYR4.246,  setelah awal sesi sempat berada di  posisi MYR4.204.

Sentimen pasar disupport pergerakan harga minyak nabati yang lebih kuat di bursa Dalian mendukung  bersamaan dengan peningkatan estimasi ekspor. Dimana Surveyor kargo mencatat bahwa ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1–25 Januari naik antara 7,97% dan 9,97% dari periode yang sama pada bulan Desember.

Perkiraan peningkatan permintaan menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan pada bulan Februari semakin menopang harga.

Kekhawatiran akan pasokan juga menambah dukungan, karena produksi Januari diproyeksikan turun 15%–17% karena faktor musiman.

Di India, pembeli minyak sawit terbesar di dunia, impor mungkin pulih pada bulan Januari setelah anjlok 20% ke level terendah sejak April 2025, mencerminkan permintaan akhir tahun yang lebih lemah.

Namun, kenaikan dibatasi oleh penguatan ringgit, ketidakpastian dari langkah tarif terbaru Presiden Trump terhadap Korea Selatan, dan kehati-hatian menjelang keputusan suku bunga AS akhir pekan ini, yang membuat investor waspada di seluruh pasar komoditas.