Harga Emas Rabu 28 Januari 2026 Naik Mencetak Rekor Tertinggi

109

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak naik tajam pada hari Rabu, mencapai rekor tertinggi baru karena penurunan tajam dolar memicu permintaan terhadap logam mulia.

Harga emas spot bergerak naik 1,68% pada $5.268,17 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Februari 2026 melonjak 3,48% pada $5.259,7 per ons.

Prospek pelemahan dolar AS muncul dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak khawatir tentang penurunan dolar baru-baru ini yang merosot ke level terendah dalam empat tahun, menandakan bahwa pemerintah merasa nyaman dengan dolar AS yang lebih lemah untuk mendukung daya saing ekspor.
Dukungan harga emas juga datang dengan adanya ancaman tarif Trump terhadap negara lain dan kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve, semakin mendukung reli logam mulia.

Sementara itu, The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada hari Rabu, dengan pasar fokus pada panduan mengenai waktu penurunan suku bunga berikutnya.

Dinihari nanti akan dirilis keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Namun pasar akan mencermati pernyataan ketua Fed setelah keputusan suku bunga tersebut, apakah akan mensinyalkan penurunan suku bunga selanjutnya atau tidak.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan mencermati pergerakan dolar AS, yang berlanjut lemah akan menguatkan harga emas. Harga emas juga dapat bergerak naik dengan meningkatnya permintaan safe haven dengan adanya ketegangan perdagangan AS-Kanada dan ketegangan geopolitik di Iran. Namun jika The Fed mempertahankan suku bunga dan The Fed memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga, akan menguatkan doar AS dan menekan emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.995-$4.907. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $5.181-$5.279.