(Vibiznews-Forex) – Posisi aussie dolar dalam pair AUDUSD memperpanjang pelemahan terhadap dolar AS pada perdagangan forex pada sesi Asia hari Kamis (5/2/2026) sekalipun terdapat rilis data neraca perdagangan Australia yang optimis.
Neraca Perdagangan Australia, yang menunjukkan surplus perdagangan meningkat menjadi AUD3.373 juta pada Desember 2025, naik dari AUD2.597 juta pada November dan sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar AUD3.300 juta.
Ekspor Australia tumbuh 1,0% secara bulanan (MoM) pada bulan Desember, pulih dari penurunan 4,0% pada bulan November, impor turun 0,8% MoM, lebih curam daripada penurunan 0,2% sebelumnya, terbebani oleh barang dagangan lainnya.
Namun ada potensi dolar Australia rebound didukung kebijakan hawkish RBA pada pertemuan Februari yang membuka pintu untuk pengetatan lebih lanjut.
Terhadap rival lainnya posisi dolar Australia retreat dari level tertinggi dalam 35 tahun terhadap yen Jepang.
Sementara itu posisi dolar AS secara umum lebih kuat karena pasar memperkirakan laju yang lebih lambat untuk potensi penurunan suku bunga Federal Reserve.
Secara teknikal pair meluncur menembus support kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi berbalik arah menuju posisi resisten.
Kini pair berada di 0.6957 yang turun ke posisi 0.6932, dan jika tembus akan meluncur ke support lemahnya di S3.
Namun jika tidak tembus 0.6950, pair berusaha naik ke posisi 0.7010 dan jika tembus akan berlanjut mendaki ke posisi resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7109 | 0,7076 | 0,7035 | 0,7004 | 0,6964 | 0,6932 | 0,6893 |



