(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY terus melemah ke posisi terendah dalam 2 pekan di ujung perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (5/2/2026) di tengah pelemahan dolar AS.
Yen tertekan oleh ketidakpastian kondisi politik dalam negeri menjelang pemilihan majelis rendah akhir pekan ini dan ketidakstabilan fiskal Jepang
Partai LDP yang berkuasa pimpinan PM Takaichi diperkirakan akan memperoleh kursi dalam pemilihan tersebut karena ia berupaya mendapatkan dukungan pemilih untuk peningkatan pengeluaran dan tujuan kebijakan lainnya.
Obligasi Jepang dan yen telah menghadapi tekanan sejak Takaichi menjabat, dengan dorongannya untuk kebijakan fiskal ekspansif menimbulkan kekhawatiran atas prospek utang Jepang.
Sementara itu, Takaichi menyarankan akhir pekan lalu bahwa yen yang lemah dapat menguntungkan eksportir, kemudian mengklarifikasi bahwa komentarnya dimaksudkan untuk mendorong ekonomi yang tangguh terhadap fluktuasi mata uang.
Yen Jepang telah menguat hingga 4,5% pada akhir Januari di tengah spekulasi intervensi mata uang bersama AS-Jepang tetapi sejak itu telah kehilangan lebih dari setengah dari kenaikan tersebut.
Secara teknikal pair USDJPY melaju mendekati posisi resisten kuatnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi berbalik masuki support dikarenakan pudarnya momentum bullish.
Pair kini berada di posisi 157,05 yang mendaki ke posisi 157.28, jika tembus lanjut ke resisten lemahnya di posisi R2.
Namun jika pair tidak sampai menembus 157.40, berpotensi balik turun menuju 156,46, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 158.54 | 157.73 | 157.28 | 156.46 | 155.98 | 155.20 | 154.70 |



