Rekomendasi Harga Minyak 12 Februari 2026 : Terdukung Ketegangan AS-Iran

116

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, dengan harga minyak mentah mencapai level tertinggi dalam 1,5 minggu, seiring meningkatnya ketegangan AS-Iran.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS ditutup naik 1,05% pada $64,63 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 0,87% pada $69,40 per barel.

Meningkatnya ketegangan AS-Iran menjadi pendorong harga minyak mentah setelah Wall Street Journal pada hari Rabu mengatakan AS sedang mempertimbangkan untuk menyita kapal tanker yang membawa minyak mentah Iran.

Axios juga melaporkan bahwa AS dapat mengirimkan kelompok serang kapal induk kedua ke Timur Tengah jika pembicaraan nuklir dengan Iran gagal.

Namun kenaikan harga minyak mentah dibatasi dan turun dari level terbaiknya pada hari Rabu setelah persediaan minyak mentah mingguan EIA meningkat lebih dari yang diperkirakan.

Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claims AS pekan lalu yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak akan bergerak naik jika ketegangan AS-Iran berlanjut. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berlanjut menguat, akan menekan harga minyak. Jika data Initial Jobless Claims AS terealisir turun dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga minyak. Harga minyak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $63,91-$63,19. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $65,59-$66,55.