Rekomendasi Forex EUR/USD 23 Februari 2026 : Waspadai Pergerakan Dolar AS dan Data Ekonomi

121

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari akhir pekan hari Jumat, terdukung pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,06% pada 1.1782.

Euro mencatatkan kenaikan moderat terbantu pelemahan dolar AS.

Selain itu, PMI manufaktur Zona Euro Februari yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Jumat mendukung Euro.

PMI manufaktur S&P Zona Euro Februari naik +1,3 menjadi 50,8, lebih kuat dari perkiraan 50,0 dan laju ekspansi tercepat dalam 3,5 tahun.

Namun kenaikan Euro terbatas setelah harga produsen Jerman Januari turun lebih dari perkiraan, faktor dovish untuk kebijakan ECB.

Indeks Harga Produsen (PPI) Jerman Januari turun -3,0% y/y, lebih lemah dari ekspektasi -2,2% y/y dan merupakan laju penurunan paling tajam dalam 1,75 tahun.

Swap memperkirakan peluang 2% penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.

Sore nanti akan dirilis data Ifo Business Climate Februari Jerman yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, dimana jika dolar AS lanjut melemah, akan menguatkan Euro. Juga jika data ekonomi Jerman terealisir naik, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1748-1.1715. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1811-1.1841.