Rekomendasi Harga Kopi Arabika 23 Februari 2026 : Cermati Pergerakan Dolar AS dan Perkembangan Pasokan

90

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat, terbantu pelemahan dolar AS.

Harga kopi arabika kontrak Maret 2026 berakhir naik 0,31% pada $2.8830 per pon.

Pelemahan dolar AS pada hari Jumat mendorong beberapa aksi beli kembali (short covering) pada kontrak berjangka kopi.

Harga kopi telah berada di bawah tekanan selama 3 minggu terakhir, dengan arabika jatuh ke level terendah 15 bulan karena tanda-tanda panen kopi Brasil yang melimpah telah meningkatkan prospek pasokan global.

Pada tanggal 5 Februari, Conab, lembaga prakiraan tanaman Brasil, mengatakan bahwa produksi kopi Brasil tahun 2026 akan meningkat sebesar +17,2% y/y menjadi rekor 66,2 juta karung, dengan produksi arabika naik +23,2% y/y menjadi 44,1 juta karung dan produksi robusta naik +6,3% y/y menjadi 22,1 juta karung.

Malam nanti akan ada pernyataan dari pejabat Fed Waller.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika masih akan menghadapi sentimen bearish prospek peningkatan pasokan. Namun jika pernyataan pejabat Fed hawkish bagi kebijakan suku bunga dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $2.86-$2.84. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $2.91-$2.93.